Sunday, August 9, 2026
CORPS ALUMNI BUMISERAM MAKASSAR (CABM)
  • Home
  • Tentang CABM
    • Visi dan Misi CABM
    • Sejarah CABM
    • Struktur Organisasi CABM
    • AD / ART – CABM
  • Edukasi Maritim
    • Restricted content
    • E-Book Gratis
    • Marine Operations
    • Restricted content
    • Restricted content
  • YASABATRA
    • Visi & Misi Yasabatra
  • Bumiseram Golf Club
    • Tentang BSGC
    • Pengurus BSGC
  • Hubungi Kami
Member
Register
No Result
View All Result
CORPS ALUMNI BUMISERAM MAKASSARA (CABM)
  • Home
  • Tentang CABM
    • Visi dan Misi CABM
    • Sejarah CABM
    • Struktur Organisasi CABM
    • AD / ART – CABM
  • Edukasi Maritim
    • Restricted content
    • E-Book Gratis
    • Marine Operations
    • Restricted content
    • Restricted content
  • YASABATRA
    • Visi & Misi Yasabatra
  • Bumiseram Golf Club
    • Tentang BSGC
    • Pengurus BSGC
  • Hubungi Kami
No Result
View All Result
CORPS ALUMNI BUMISERAM MAKASSARA (CABM)
member register
Home Pengetahuan

Safe Practice Saat Mooring dan Unmooring

by Admin
September 20, 2018
in Pengetahuan
0
Safe Practice Saat Mooring dan Unmooring
279
SHARES
3.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebeleum Manuver :

  • Semua Crew yang terlibat harus diberitahu tentang rencana penambatan (Mooring/Unmooring) 
  • Semua Crew yang terlibat harus memakai pakaian pelindung (PPE) yang sesuai, seperti helm, sepatu safety, kacamata pelindung dan sarung tangan.
  • Ruang kerja harus dipersiapkan dengan baik untuk manuver.
  • Peralatan komunikasi yang menghubungkan antara anjungan dan stasiun mooring harus di test dan diyakinkan berfungsi dengan baik.
  • Manuver hanya boleh dilakukan oleh orang yang berwenang.
  • Pengawasan (Bosun) dan pengoperasian derek harus handel dan dipercayakan kepada crew yang berpengalaman.
  • Petugas yang bertanggung jawab (Officer) harus memiliki pandangan yang tidak terhalang dari situasi di setiap saat.
  • Semua Perwira yg bertanggung jawab (The Officres inchargea) harus terbiasa dengan sifat peralatan yang akan digunakan dan memiliki pengetahuan tentang:
    • Karakteristik Mooring Ropes
    • Kekuatan putus tali (Breaking Strength); 
    • Cara pengoperasian Mooring Winches 
    • Prosedur komunikasi;
    • Kekuatan penahanan brake band
    • Kekuatan dan kecepatan Mooring Winches
    • Lokasi Capstans, dan hawseholes dan penanganan tali tambat yang tepat
    • Zona snap-back

Jika mooring rope putus atau tiba-tiba dilepas di bawah tegangan, mooring rope itu akan bergerak kembali dalam garis lurus, menyerang siapa pun atau apa pun di jalurnya. Jika mooring rope mengarah ke sekitar roller atau fairlead, maka tali dapat berputar di busur yang lebih luas, seperti yang digambarkan dalam diagram di atas. Crew dapat menghindari potensi bahaya ini dengan mengetahui zona bahaya di dek.

Peralatan

  • Semua alat dan peralatan yang digunakan harus diperiksa dan diarawat secara teratur.
  • Semua bagian yang bergerak di mooring gear harus bersih, bebas, tidak terhalang, dan diberikan gemuk (greased) dengan benar.
  • Semua hawseholes, fairleads, cable guides, bollards dan ujung warping harus bersih dan bebas.
  • Semua tali dan warps harus diperiksa dan dalam kondisi baik.
  • Sadarilah bahwa, meskipun perawatan, kontrol, dan pemeliharaan yang tepat, mooring rope dapat putus kapan saja.
  • Layout dan perlengkapan berbeda dari kapal ke kapal – seperti halnya rencana penambatan. Pastikan untuk mempelajari layout kapal sebelum melakukan manuver.
  •  Tempat kerja harus bebas dari rintangan atau bahan licin, seperti minyak, es atau salju.

Saat Mooring/Unmooring

  • Agar terhindar dari terjebak, selalu amankan jarak dari ujung (warping ends) / drum.
  • Komunikasi suara antara kapal dan darat ( juga Mooring Boat jika ada) sangat penting.
  • Jangan pernah meletakkan tali atau menggulung di sekitar sudut yg tajam.
  • Saat menggunakan winch, sudut ke hawsehole harus selebar mungkin.
  • Jangan berdiri dekat tali atau gulungan di bawah tekanan dan harus bebas dari zona snap-back.
  • Jangan berdiri didalam lengkungan atau lingkaran tali
  • Jauhi bagian yang bergerak
  • Waspada terhadap tali yang ditarik oleh mooring boat atau dari mooring crew dari darat
  • Selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (PPE)
  • Untuk menghindari mengejan atau cedera punggung, maka sebisa mungkin hindari menarik tali secara manual.
  • Setelah selesai operasi Mooring/Unmooring, pastikan bahwa mooring ropes disimpan di mooring store atau di tutup dengan terpal.

Jumlah crew kapal yang  berpengalaman harus tersedia di kapal.
Pemeriksaan rutin harus dilakukan untuk memastikan bahwa kapal tetap tertambat dengan aman. (Ini dikenal sebagai “mooring rounds” (Agus Salim – 05)

 

 

Kegiatan CABM

Important Link

ALL EVENT

Instagram CABM

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

RSS CNN Indonesia

  • Menteri PPPA Buka Suara soal Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel August 8, 2026
    Menteri PPPA Arifah Fauzi prihatin atas temuan ratusan senjata dan narkoba di sekolah swasta Jakarta. Ia mendorong lingkungan belajar yang aman bagi anak.
  • Karhutla di Bangka Tengah Tembus 118 Hektare Selama Juli-Agustus 2026 August 8, 2026
    Kepala BPBD Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Shabara, mengonfirmasi bahwa luasan tersebut merupakan akumulasi dari seluruh penanganan insiden kebakaran lahan.
  • TNI-Polri Usut KKB Pelaku Penembakan Warga di Festival Lembah Baliem August 8, 2026
    Serangan mendadak tersebut menyasar warga sipil yang hendak menyaksikan gelaran Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Distrik Walesi, Papua Pegunungan.
  • Lansia 70 Tahun Diduga Disekap di Apartemen Serpong, Mobil-HP Raib August 8, 2026
    Seorang lansia mengaku menjadi korban penyekapan dan perampokan di apartemen Serpong. Ia kehilangan mobil, handphone, dan dokumen penting.
  • Polisi Tangkap 5 Pelaku Aniaya-Paksa Pria Masturbasi di Tangerang August 8, 2026
    Polresta Tangerang menangkap lima tersangka penyiksaan dan pelecehan seksual terhadap karyawan bank keliling.
  • Pendakian Gede-Pangrango Ditutup Imbas Kebakaran, Tiket Bisa Refund August 8, 2026
    Pendakian Gunung Gede-Pangrango ditutup sementara akibat kebakaran lahan. Penutupan berlaku 7-11 Agustus 2026 untuk keselamatan pendaki dan pemulihan kawasan.

Archives

Forum Informasi dan Komunikasi Corps Alumni Bumiseram Makassar (CABM)

Pilih Artikel yg diinginkan

Site Navigation

  • Advertisement
  • Hubungi Kami
  • PIP Makassar
  • Bumiseram Golf

Artikel CABM

Untuk mendapatkan artikel, informasi dan update lainnya, subscribe now to CABM Articles.

    © 2018 Corps Alumni Bumiseram Makassar - Powered by CABM Pasti Bisa .

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Tentang CABM
      • Visi dan Misi CABM
      • Sejarah CABM
      • Struktur Organisasi CABM
      • AD / ART – CABM
    • Edukasi Maritim
      • Restricted content
      • E-Book Gratis
      • Marine Operations
      • Restricted content
      • Restricted content
    • YASABATRA
      • Visi & Misi Yasabatra
    • Bumiseram Golf Club
      • Tentang BSGC
      • Pengurus BSGC
    • Hubungi Kami

    © 2018 CABM - Powered by IDPSolution.