Friday, August 28, 2026
CORPS ALUMNI BUMISERAM MAKASSAR (CABM)
  • Home
  • Tentang CABM
    • Visi dan Misi CABM
    • Sejarah CABM
    • Struktur Organisasi CABM
    • AD / ART – CABM
  • Edukasi Maritim
    • Restricted content
    • E-Book Gratis
    • Marine Operations
    • Restricted content
    • Restricted content
  • YASABATRA
    • Visi & Misi Yasabatra
  • Bumiseram Golf Club
    • Tentang BSGC
    • Pengurus BSGC
  • Hubungi Kami
Member
Register
No Result
View All Result
CORPS ALUMNI BUMISERAM MAKASSARA (CABM)
  • Home
  • Tentang CABM
    • Visi dan Misi CABM
    • Sejarah CABM
    • Struktur Organisasi CABM
    • AD / ART – CABM
  • Edukasi Maritim
    • Restricted content
    • E-Book Gratis
    • Marine Operations
    • Restricted content
    • Restricted content
  • YASABATRA
    • Visi & Misi Yasabatra
  • Bumiseram Golf Club
    • Tentang BSGC
    • Pengurus BSGC
  • Hubungi Kami
No Result
View All Result
CORPS ALUMNI BUMISERAM MAKASSARA (CABM)
member register
Home Umum

Dirjen Hubla ingatkan kapal tradisional tidak laik laut akan di grounded

by Admin
July 18, 2018
in Umum
0
Dirjen Hubla ingatkan kapal tradisional tidak laik laut akan di grounded
161
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banyaknya kecelakaan kapal tradisional yang turut menimbulkan banyak korban jiwa. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubla) AgusĀ  Purnomo menegaskan, seluruh kapal penyeberangan, terutama kapal tradisional yang tidak laik laut akan digrounded, sampai dipenuhinya persyaratan kelaikan keselamatan.

“Laik laut wajib, sayaĀ  sudah perintahkan, kapal yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan jangan dierbitka SPB,” tutur Agus dalam sosialisasi keselamatan pelayaran di kantor KSOP Pelabuhan Muara Angke dan Dermaga Kali Adem Jakarta Utara, Kamis (12/7/2018).

Penertiban kapal-kapal tradisional yang digunakan mengangkut penumpang wajib memenuhi standar keselamatan pelayaran. Kewajiban ini berlaku di seluruh Indonesia. Kapal-kapal trandisional yang belum memenuhi persyaratan keselamatan, dilarang berlayar.

Seperti diberitakan sebelumnya, sosialisasi keselamatan pelayaran kepada kapal-kapal tradisional dilakukan untuk mencegah terulangnya tragedi tenggelamnya kapal kayu KM Sinar Bangun di Danau Toba Sumatera Utara pada 18 Juni 2018 lalu yang menewaskan ratusan penumpang. Kasus serupa juga kembali terulang di sejumlah lintasan penyeberangan yang menewaskan para penumpangnya sepanjang Juni hingga minggu pertama Juli 2018.

Dirjen Agus berharap, sosialisasi yang terus menerus dilakukan ini dapat memberikan kesadaran terhadap standar keselamatan pelayaran. Bukan hanya kepada pemilik kapal, para nakhoda, agen penjualan tiket, tapi juga masyarakat sebagai pengguna jasa angkutan kapal rakyat.

Masyarakat pengguna jasa kapal-kapal tradisioal juga memiliki peranan penting dalam menjaga keselamatan pelayaran. Banyak kasus kecelakaan terjadi, para calon penumpang memaksa naik kapal yang sudah penuh atau kelebihan muatan.

Bahkan seringkali terjadi keributan antara petugas Syahbandar dengan para calon penumpang maupun pemilik kapal yang kapalnya dilarang berangkat karena kelebihan muatan.

Seperti terjadi di Maumere, Senin (9/7/2018) lalu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Maumere, JB Kumanireng harus adu argumen dan cekcok mulut dengan para calon penumpang kapal tradisional KM Wismawati yang melebihi muatan. Bahkan anggota DPRD setempat ikut campur tangan memaksa kapal diberangkatkan, padahal kapal itu melanggar peraturan keselamatan, karena dari kapasitas 30 penumpang yang diangkut 80 orang penumpang.

Guna memenuhi standar keselamatan pelayaran, seluruh kapal-kapal tradisional yang beroperasi wajib mengantongi sertifikasi kelaikan. Kapal-kapal yang belum memiliki sertifikat kelaikan, kata Dirjen Agus, dilarang beroperasi.

“Saya tekankan seluruh KSOP agar bersikap tegas. Kapal tradisional diperintahkan untuk disertifikasi. Yang menolak, tidak boleh beroperasi,” tegasnya.

Kendati diakui, masih banyak kapal-kapal tradisional yang belum disertifikasi. Namun, ugkapnya, dalam waktu dekat ini para pemilik kapal wajib melakukan itu, sehingga nantinya kasus kecelakaan yang kerapkali menghatui kapal-kapal tradisional tidak terjadi lagi.

“Kita semua prihatin kalau terjadi kecelakaan, apalagi ada korban jiwa. Sosialisasi yang kami lakukan sekarang ini adalah bagian dari upaya menanamkan kesadaran semua pihak, betapa pentingnya standar keselamatan,” jelasnya.

Hadir dalam sosialisasi itu, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Hubla, Junaidi, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ardiansyah, Kepala Kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok Sudiyono, Kepala KSOP Sunda Kelapa Letkol. Marinir Benyamin Ginting, Kepala KSOP Kelas V Muara Angke Capt. Mardiantika, Kasubdit Sarana dan Prasarana Sri Rejeki Budi Rahayu, perwakilan Basarnas, Polri, TNI dan operator kapal.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ardiansyah menambahkan, seluruh kapal-kapal yag beroperasi di Pelabuhan Kali Adem Muara Angka wajib sertifikasi. “Kalau masih ada kapal yang belum memiliki sertifikat terlebih sampai menolak, harus keluar dari Kali Adem,” tegasnya.

Direktur KPLP Junaidi mengatakan, sosialisasi keselamatan pelayaran kepada kapal-kapal tradisional telah dilakukan dengan memberikan life jacket.

“Kami jugaĀ  telah memberikan sumbagan 300 unit life jacket kepada para operator kapal di kawasan Danau Toba, dan ini akan terus kami lakukan di tempat lain,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala KSOP Muara Angke Capt. Mardiantika Sanggur. Dia memintaĀ  para operator kapal, agen penjualan tiket maupun masyarakat bisa terus bekerjasama dengan baik, sehingga implementasi standar keselamatan pelayaran yang kini disosialisasikan dapat terwujud .Ā (sumber:e-maritime.com)

Kegiatan CABM

Important Link

ALL EVENT

Instagram CABM

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

RSS CNN Indonesia

  • 3 Provinsi Dikepung Karhutla Diguyur Hujan, BNPB Klaim Hasil OMC August 27, 2026
    BNPBĀ mengklaim hujan di tiga provinsi prioritas karhutla Kalimantan Barat, Riau, dan Sumatera Selatan berkat Operasi Modifikasi Cuaca.
  • Pengakuan WNA Australia Usai Aksi Mesum di Halaman Rumah Warga Bali August 27, 2026
    WN Australia ditangkap setelah melakukan aksi mesum di halaman rumah warga di Bali.Ā Diduga mereka kebelet hasrat seksual, dan dipengaruhi alkohol
  • Eks Pejabat Kemhan Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara di Kasus Satelit August 27, 2026
    Majelis Hakim vonis Laksda TNI (Purn) Leonardi 2,5 tahun penjara atas korupsi proyek satelit.
  • Alasan Hakim Tolak Kembalikan Penyitaan Foto Keluarga Febrie August 27, 2026
    Hakim PN Jaksel menolak pengembalian foto keluarga eks Jaksa Agung Muda Febrie Adriansyah.
  • IPW Minta Bareskrim Usut Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 M August 27, 2026
    IPW mendesak Bareskrim Polri menangani laporan penipuan investasi pertambangan emas Rp58,5 miliar yang diduga melibatkan oknum polisi.
  • Kubu Febrie Minta Publik Cermati Pertimbangan Hakim di Praperadilan August 27, 2026
    Febri Diansyah, kuasa hukum eks Jaksa Agung Muda, minta publik cermati putusan praperadilan.

Archives

Forum Informasi dan Komunikasi Corps Alumni Bumiseram Makassar (CABM)

Pilih Artikel yg diinginkan

Site Navigation

  • Advertisement
  • Hubungi Kami
  • PIP Makassar
  • Bumiseram Golf

Artikel CABM

Untuk mendapatkan artikel, informasi dan update lainnya, subscribe now toĀ CABM Articles.

    Ā© 2018 Corps Alumni Bumiseram Makassar - Powered by CABM Pasti Bisa .

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Tentang CABM
      • Visi dan Misi CABM
      • Sejarah CABM
      • Struktur Organisasi CABM
      • AD / ART – CABM
    • Edukasi Maritim
      • Restricted content
      • E-Book Gratis
      • Marine Operations
      • Restricted content
      • Restricted content
    • YASABATRA
      • Visi & Misi Yasabatra
    • Bumiseram Golf Club
      • Tentang BSGC
      • Pengurus BSGC
    • Hubungi Kami

    Ā© 2018 CABM - Powered by IDPSolution.